Breast Pad dengan Daya Serap Bagus

by - May 16, 2017

www.pigeon.co.idAlhamdulilah, saya dikaruniai nikmat memiliki ASI melimpah. Bahkan saking suburnya, ASI sering banjir sehingga saya harus sering memompanya di kantor bahkan di rumah jika Nafeesa Ali sudah kenyang. Kebanyakan bayi tidak menyukai ASI yang menyembur karena dapat menyebabkanbayi tersedak, batuk hingga muntah atau gumoh. Tentu hal tersebut sering dialami bayi namun Moms harus siaga jika bayi gumoh, jangan panik dan ketahui cara mengatasi gumoh pada bayi.

Perasaan tidak nyaman muncul ketika bra basah karena ASI banjir, tidak mungkin kan gonta-ganti bra berkali-kali di kantor. Belum lagi bau khas ASI yang menempel dibaju juga membuat kita tidak nyaman dan tidak PD bertemu dengan client atau rekan kerja yang lain. Untuk mengatasi hal tersebut saya mengenakan breast pad atau bantalan payudara untuk menjaga bra tetap kering. Breast pad atau bantalan payudara berfungsi untuk menyerap ASI yang keluar berlebihan. Ada dua jenis breast pad, yaitu :

Jenis Breast Pad
Kelebihan
Kelemahan
Disposable Breast Pad
Breast pad yang tidak dapat dicuci, bersifat sekali pakai. Teksturnya seperti pembalut wanita namun lebih lembut.
Praktis, tidak repot mencuci.
Ada perekat antara breast pad dan bra sehingga meminimalisir lepasnya pad.
Daya serap tinggi.
Tekstur halus.
Boros /  tidak ekonomis.
Washable Breast Pad
Breast pad yang dapat dicuci, bisa dipakai berkali-kali. Teksturnya sepeti busa yang dilapisi kain.
Hemat budget / Ekonomis, bisa dipakai berkali-kali.

Tidak ada perekat. Riskan copot dari bra.
Daya serap kurang.
Repot, harus mencuci & harus bawa ganti jika bepergian.



Berdasarkan cerita dari teman-teman yang mengalami ASI melimpah, mereka menggunakan kain atau handuk kecil yang disumpel ke dalam bra, namun tentu saja tidak nyaman karena permukaan bra yang terlihat tidak rapi dari permukaan baju yang kita kenakan. Moms bisa mencoba mengenakan breast pad agar lebih praktis, terutama untuk Moms yang aktif diluar rumah dengan pekerjaannya. Moms bisa pilih disposable atau washable breast pad sesuai dengan kebutuhan dan budget.



CARA MENGGUNAKAN BREAST PAD. Untuk washablel breast pad, langsung bisa diletakan di bra dengan bagian yang lembut berada diatas dan langsung bersentuhan dengan kulit. Untuk disposable breast pad, buka kemasan, lepas bagian perekat dan langsung pasang di bra dengan posisi perekat diatas dan di bawah. Breast pad bisa dipasang setelah Moms memakai bra, atau direkatkan sebelum memakai bra.

Ada banyak merk untuk breast pad, FYI saya menggunakan breast pad PIGEON Disposable Breast Pad dengan kisaran harga Rp. 100.000,00 isi 66 pcs. PIGEON Disposable Breast Pad memiliki kontur 3D dengan perekat anti selip. Pad nya yang tipis dan ringan namun memiliki daya serap tinggi karena dilengkapi dengan lapisan berpori untuk menampung ASI. Saya juga mempunyai washable breast pad, namun hanya digunakan dua kali karena cukup repot. Berikut adalah bentuk PIGEON DisposableBreast Pad

TIPS PENGGUNAANJika breast pad dirasa sudah jenuh karena terlalu banyak menampung ASI, segera ganti breast pad-nya ya Moms karena breast pad yang jenuh akan membuat putting menjadi lembab, basah dan bisa memicu tumbuhnya jamur dan bakteri yang dapat merusak nutrisi ASI.



You May Also Like

0 komentar

Budayakan berkomentar yang sopan Thanks