Pentingnya Merawat Gigi Anak Sejak Dini

by - Agustus 23, 2017

Menjaga kesehatan gigi adalah perkara yang gampang-gampang susah karena memang berkaitan dengan kebiasaan. Merawat gigi teratur selama 30 hari penuh, tidak menjamin gigi akan sehat dan cantik jika hari berikutnya kita lalai dalam merawat gigi.





Diambil dari kemkes.go.id yang menerangkan bahwa sedikit sekali kasus sakit gigi yang berujung pada kematian namun pernah ada penelitian yang mengungkapkan bahwa kesehatan gigi dapat mempengaruhi tingkat kerja seseorang. Kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan dan pemeliharaan gigi masih rendah di Indonesia, hal tersebut ditunjukan dengan data pasien gigi yang datang ke Rumah Sakit atau Klinik dalam kondisi sudah bermasalah, seperti gigi berlubang dan gusi bengkak. Menurut dokter Drg. Christine M.B, SpOrt, pemeriksaan dan perawatan gigi dalam kondisi sudah bermasalah sebenarnya tidak tepat karena sudah terlambat, sebaiknya pemeriksaan gigi dilakukan pada saat gigi masih bagus dan sehat, sedikitnya setiap enam bulan sekali dan dibantu juga dengan perilaku disiplin sikat gigi minimal dua kali sehari, setelah makan dan sebelum tidur.




Sisa makanan setelah makan atau sarapan akan menjadi asam akibat berkembangnya bakteri dalam rongga mulut. Terutama sisa makanan yang manis dapat mengakibatkan bakteri berkembang biak lebih banyak, hal tersebut berpotensi membuat gigi berlubang, bau mulut dan karang atau flak gigi.

Penyebab gigi berlubang. Dalam rongga mulut terdapat zat asam yang memicu gigi berlubang, asam tersebut dapat dinetralisir dengan air liur. Sementara ketika Anda tidur di malam hari, peluang gigi berlubang ini menjadi sangat besar kerana berkurangnya produksi air liur yang menyebabkan zat asam memicu efek korosif pada gigi dan membuat bakteri jahat dalam mulut menjadi lebih aktif. So, kebiasaan tidak menggosok gigi sebelum tidur sama saja dengan merelakan gigi Anda berlubang.

Mengurangi bau mulut di pagi hari. Setiap orang pasti pernah mengalami bau mulut tidak sedap ketika bangun tidur. Hal tersebut disebabkan larena bakteri jahat dalam mulut menjadi timbunan yang menempel di gigi, semakin pagi maka akan semakin banyak timbunan bakteri jahat si penyebab bau mulut. Dengan menggosok gigi sebelum tidur dapat mengurangi bakteri jahat sehingga mengurangi bau tidak sedap ketika bangun tidur.

Terbiasa nyemil di malam hari. Setelah berkatifitas seharian, biasanya seseorang menghabiskan waktu bersama keluarga dengan cemilan-cemilan atau bahkan banyak juga yang makan berat di malam hari kemudian langsung tidur. Oleh karena itu perlu sikat gigi terlebih dulu untuk membersihkan sisa-sisa makanan di sela gigi agar tidak menjadi sarang berkembangnya bakteri jahat serta tidak memicu kadar asam di dalam mulut.

Perilaku mengabaikan kebersihan mulut dan gigi. Ini adalah faktor utama yang menjadi penyebab kerusakan gigi. Sebenarnya maknaan apapun aman untuk dikonsumsi asal Anda mau membersihkan sisa makanan yang tersisa di dalam mulut dan sela-sela gigi.


Bakteri Streptococcus yang Menular. Bakteri jenis ini dapat menular dari satu orangyang memiliki gigi berlubang ke orang lain melalai sentuhan atau melalui peralatan makan seperti sendok, garpu dan gelas. Hindari saling pinjam peralatan makan dari orang lain untuk mencegah salah satu faktor pemicu gigi berlubang.

Baca juga : Cegah Si Kecil dari Gigitan Nyamuk

Teknik sikat gigi yang tidak tepat. Usahakan menggosok gigi di depan cermin agar Anda dapat mengontrol gerak dan cara sikat gigi Anda, apakah sudah menyentuh seluruh permukaan gigi hingga gigi paling belakang atau tidak. Idealnya sikat gigi ini dilakukan selama satu hingga dua menit dan diakhiri dengan berkumur. Sikatlah gigi Anda dengan gerakan memutar searah jarum jam dan patikan sela-sela gigi juga dibersihkan.



Makanan dan minuman yang manis dan bersifat asam. Sebenarnya bukan makan atau minuman manis yang menjadi masalahnya namun tidak mengosok gigi setelah makan dan minuman manis lah yang menjadi masalah, karena makanan dan minuman manis memicu bakteri berkembang biak lebih cepat dan banyak di dalam mulut. Begitu pun makanan dan minuman bersifat asam.

Plak dan Karies pada gigi. Sisa makanan yang tidak dibersihkan di dalam mulut akan bertumpuk, bahkan sekalipun dibersihkan namun jika caranya tidak tepat, tetap akan meninggalkan sisa makan di sela-sela gigi yang akan menimbulkan plak dan karies gigi, jika tidak dibersihkan dalam jangka waktu lama akan merusak gigi, mulai dari gigi berlubang hingga masalah gigi lainnya.

Salah memilih jenis sikat gigi. Pilihlah sikat gigi dengan bulu yang halus serta ukuran yang pas dengan rongga mulut kita karena bulu sikat yang besar dan kasar dapat merusak lapisan enamel gigi, melukai gusi serta menimbulkan rasa tidak nyaman saat sikat gigi.

Perilaku disiplin menggosok gigi harus diterapkan sejak dini termasuk saat balita, karena anak-anak cenderung menyukai makanan dan minuman manis yang bersifat korosif sehingga banyak sekali anak-anak di uisa 3-7 tahun memiliki gigi yang kurang bagus, berlubang dan gigi yang menghitam.

Peranan orang tua dalam membiasakan si kecil menggosok gigi sangat penting sebab orang tua terutama seorang ibu merupakan figure yang paling dekat dengan si kecil. Oleh karena itu, sebagai orang tua harus memberikan contoh yang baik dengan rajin dan disiplin menggosok gigi. Kemudian, mengajak si kecil untuk menggosok gigi bersama setelah makan dan sebelum tidur.

Baca juga : Pertumbuhan Bayi Usia 6 Bulan 

Perawatan gigi sejak dini perlu menjadi perhatian orang tua karena pada saat anak-anak tengah menjalani proses tumbuh kembang, dimana kondisi gigi sebelumnya akan mempengaruhi pertumbuhan gigi pada saat dewasa nanti. Berikut ini adalah faktor yang harus diperhatikan orang tua mengenai kesehatan mulut dan gigi anak, diantaranya:
  1. Mengetahui jadwal pertumbuhan gigi anak.
  2. Menjaga kebersihan gigi dan mulut anak, misalnya setelah minum susu Anda dapat memberikan air putih untuk berkumur atau gosok gigi jika memungkinkan sebelum si kecil tidur.
  3. Memilih sikat gigi dengan bentuk yang lucu atau biarkan anak memilihnya sendiri.
  4. Memberikan edukasi tentang gosok gigi yang baik dan benar, misalnya Anda dapat menunjukan gambar yang menarik atau video ilustrasi yang dapat Anda unduh dari internet tentang kerusakan gigi akibat bakteri di dalam mulut.
  5. Mendampingi si kecil saat menggosk gigi dan lakukan bersama-sama.
  6. Ciptakan suasana nyaman dan asik saat menggosok gigi sehingga anak memiliki image yang berbeda, bahwa gosok gigi bukan suatu perintah atau aturan namun suatu kegiatan yang asik dilakukan dan memiliki manfaat untuk kesehatan.
  7. Mengajak anak memeriksakan giginya ke dokter gigi sedikitnya enam bulan sekali.


Banyak masyarakat yang segan untuk mengunjungi dokter gigi, selain mereka menghindari biaya yang mahal, sebagian dari mereka juga merasa malu dengan kondisi gigi yang sudah rusak. Padahal, melakukan pemeriksaan gigi itu penting untuk mengetahui kondisi gigi dan mulut, serta mencermati apakah ada gejala penyakit lain yang muncul seperti kanker mulut.

Anda tidak perlu takut dengan perawatan gigi yang cenderung menyakitkan karena sekarang banyak klinik dan dokter gigi yang sudah dilengkapi dengan peralatan canggih dan modern untuk perawatn gigi sehingga tidak menimbulkan efek trauma pada pasien. Salah satu nya yaitu Dental Universe Indonesia, yang hadir di dua lokasi, yaitu di Tebet dan Kelapa Gading. Dental Universe Indonesia dilengkapi dengan peralatan medis khsusus untuk gigi dengan teknologi canggih dan modern serta dengan tenaga medis dokter gigi yang professional dan ramah. Dental universe juga melayani perawatan gigi seperti perataan gigi, scaling, bleeching dengan harga promo yang menarik setiap bulannya. Anda juga dapat melakukan reservasi melalu telepon atau whatsapp dibawah ini.

You May Also Like

2 komentar

  1. Saya dulu pernah scalling, gigi jadi bersih sekali

    BalasHapus
    Balasan
    1. jadi nyaman dan semakin PD ya kak after scaling :)

      Hapus

Terimakasih telah meninggalkan komentar yang baik dan sopan.