Perkembangan Sosial Anak Usia 2 Tahun

by - September 20, 2017

bayi sehat, perkembangan sosial bayi, perkembangan sosial anak, perkembangan sosial remaja

Si kecil sudah semakin pintar ya Moms, semakin banyak kosakata yang diucapkan. Ia juga sudah mulai paham dengan beberapa kalimat ajakan dan larangan yang diucapkan orang tuanya. Namun apakah perkembangan social si kecil sudah mumpuni? Berikut ini adalah perkembangan social anak usia 2 tahun:

1. Mulai bersosialisasi
Anak usia 2 tahun umumnya sudah mulai senang bermain bersama teman-temannya meskipun masih bergantung pada kehadiran orang tuanya. Ia mulai bersosialisasi seperti mengajak temannya mengobrol meskipun dengan kalimat yang masih terbata-bata, ia juga dapat mengenal nama temannya dan mencoba memanggil namanya saat bertemu.

2. Muncul rasa memiliki
Memasuki usia 2 tahun, jiwa sosialnya mulai tumbuh seiring dengan tumbuhnya rasa memiliki yang tinggi akan sesuatu yang dianggap miliknya. Agak sulit nampaknya ia untuk berbagi mainan dengan temannya bahkan terkadang ia tak rela jika mamanya didekati orang lain. Ego terhadap sesuatu yang ia sukai memang wajar muncul pada setiap anak namun perlu diarahkan agar ego tersebut mengarah pada hal positif. Anda bisa mengajarkan si kecil cara berbagi hal-hal kecil bersama papa-nya atau anggota keluarga yang lain agar ia terbiasa melakukannya dengan teman-temannya.


Baca juga : Ketahui Perkembangan Sosial Anak Usia 1 Tahun 

3. Memperluas hubungan dengan banyak orang
Pada usia sebelumnya, si kecil mungkin masih menunjukan rasa takut saat berjumpa dengan orang baru namun di usia 2 tahun ia mulai mau bersosialisasi dengan orang lain yang baru ia temui. Ketertarikan si kecil terhadap orang dan lingkungan baru merupakan bagian penting dari perkembangan sosialnya. Secara alami perkembangan social memang akan tumbuh pada anak namun agar tumbuh kembangnya tepat sesuai dengan usianya, perlu adanya stimulan yang diberikan orang tua kepada si kecil. Seperti mengajarkannya melambaikan tangan, bersalaman, menyapa, tersenyum saat disapa orang lain dan lainnya. Hal-hal kecil seperti ini dapat membantu si kecil mencapai tahapan-tahapan tumbuh kembang yang Moms harapkan.

You May Also Like

2 komentar

  1. ooh begitu. makasih sharingnya mbk. walaupun aku blum nikah, tp aku suka baca baca terkait parenting gni. hitung hitung nambah ilmu hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Kak Muthi,
      Hehehe senang ya bisa sharing hal-hal positif seperti ini.. Ngurus anak itu gampang2 susah, apalagi tanpa ilmu ya Kak, bagus sekali Kak Muthi mau belajar lebih awal, jauh2 hari :) Semoga membantu ya Kak

      Hapus

Terimakasih telah meninggalkan komentar yang baik dan sopan.